Sterling menguat pada perdagangan Asia di tengah pelemahan Dolar AS

21 Nov

Sterling menguat pada perdagangan Asia di tengah pelemahan Dolar AS

Poundsterling tetap stabil terhadap dolar meskipun data ekonomi cenderung negatif. Data-data inflasi CPI, PPI dan RPI kesemuanya turun lebih buruk dari perkiraan. Pasar masih berharap akan hasil yang positif dari pemilu nasional yang dijadwalkan pada 12 Desember mendatang. Perundingan Brexit juga diharapankan bisa diselesaikan setelah mendapatkan perpanjangan waktu hingga 31 Januari 2020 mendatang.

Dolar cenderung menguat terhadap mata uang lainnya oleh optimisme dari Ketua Fed dan data ekonomi yang positif. Ketua Federal Reserve – Jerome Powell dalam pidato kemarin mengatakan ekonomi di AS masih tetap akan terus tumbuh berkelanjutan dengan tingkat pengangguran yang rendah akan mendorong belanja rumnah tangga dan akan terbentuk dampak positif dari 3x penurunan suku bunga acuan yang sudah dilakukan Federal Reserve.  Optimisme seperti ini sekaligus menegaskan ucapannya pada pertemuan moneter FOMC lalu yang menyatakan tidak akan menurunkan suku bunga lagi di tahun ini sehingga menghapus spekulasi akan perlunya menurunkan suku bunga lebih lanjut. Bahkan suku bunga acuan diperkirakan tidak akan berubah hingga paruh pertama atau Juli 2020 mendatang. Sedangkan fundamental ekonomi AS juga positif dengan data inflasi CPI yang meningkat 0.4% lebih baik dari perkiraan 0.3% dan periode sebelumnya 0.0%, ini merupakan kenaikan tertinggi dalam 7 bulan terakhir atau sejak April lalu. Begitu juga dengan data inti diluar bahan makanan & energi masih naik 0.2% sama seperti perkiraan dari periode sebelumnya 0.1%. Suku bunga rendah dana inflasi yang cenderung meningkat menandakan ekonomi cukup baik. Sementara itu belum ada kemajuan yang diharapkan dari perang dagang antara AS dengan China yang masih diakui oleh Fed sebagai resiko utama pertumbuhan ekonomi di AS. Malam ini akan dirilis data inflasi dari sisi Produsen atau PPI dan Ketua Fed – Powell akan kembali berpidato kali ini di depan Komite Anggaran di Washington.

Mata uang Eropa terus melemah pada perdagangan pasar Asia. Data Industrial Production meningkat 0.1% yang lebih bari dari perkiraan turun -0.2% sedangkan periode sebelumnya 0.4%. Kekhawatiran akan pengenaan kenaikan tarif impor baru untuk produk otomotif yang akan dikeluarkan Presiden Trump dalam waktu dekat. Jerman dan Jepang merupakan produsen otomotif utama yang menjadi korban dari kenaikan tarif impor ini.

 

 

Language