Dolar dibuka lebih rendah pada perdagangan pasar Asia hari Kamis

02 Jan

Dolar dibuka lebih rendah pada perdagangan pasar Asia hari Kamis

Dolar melemah terhadap semua mata uang lainnya paska liburan tahun baru. Federal Reserve sesuai dengan ekpsektasi tidak mengubah suku bunga acuan dan berharap perlahan ekonomi akan tumbuh dan tingkat penganguran tetap renadh hingga pemilihan presiden tahun depan. Dalam konferensi persnya Ketua Fed – Jerome Powell menambahkan diperlukan tingkat inflasi yang terus meningkat untuk kembali menaikkan suku bunga acuan. Pernyataan ini menandakan peluang pembalikan arah suku bunga menjadi kenaikan masih jauh dari perkiraan pasar. Harapan akan pembalikan arah suku bunga muncul setelah rilis data inflasi CPI AS diangka 0.3% lebih baik dari perkiraan turun 0.2% dari periode sebelumnya 0.4%. Federal Reserve juga memproyeksikan pertumbuhan ekonomi masih akan bertahan meskipun perlahan di tahun 2020 hingga 2021. 13 dari 17 pejabat Fed anggota FOMC memproyeksikan tidak akan ada perubahan suku bunga hingga 2021 mendatang. Secara keseluruhan Federal Reserve tidak seoptimis yang diperkirakan pasar sehingga peluang suku bunga rendah masih akan bertahan lama. Selanjutnya pasar akan memperhatikan langkah Presiden Trump terkait dengan kenaikan tarif impor produk China yang dijadwalkan pada akhir pekan ini. Kamis ini Presiden Trump akan bertemu dengan penasehat utama untuk membahas ini. Malam ini akan dirilis data inflasi di sisi produsen PPI dan esok hari akan dirilis data yang lebih penting lagi yaitu Retail Sales

Euro menguat dan bertahan diatas level 1.11 seiring dengan melemahnya dolar. Pertemuan moneter Bank Sentral Eropa (ECB) dijadwalkan hari ini dan ini merupakan pertemuan pertama yang dipimpin oleh Presiden ECB yang baru – Christine Lagarde. Tidak diharapkan akan ada kebijakan baru namun pasar akan memperhatikan konferensi pers yang diadakan setelah pertemuan tersebut. Untuk mendapatkan petunjuk kebijakan moneter apa yang bisa Lagarde tawarkan . Hasil pertemuan akan diumumkan pada pukul 19:45 WIB dan konferensi pers diadakan pada pukul 20:30 WIB.

Poundsterling juga menguat terhadap dolar menjelang pemilu nasional di Inggris hari ini. Pengambilan suara akan dimulai pada pukul 14:00 WIB dan akan ditutup pada pukul 05:00 esok hari dan hasilnya sudah akan bisa diperoleh secepatnya besok pada pukul 10:00 pagi. Pemilu ini akan memilih 650 anggota parlemen setingkat DPR untuk membantu dan mengendalikan jalannya pemerintahan. Kemenangan Partai Konservatif pimpinan Perdana Menteri – Boris Johnson dalam peraihan suara ditingkat ini akan mengembalikan mayoritasnya sekaligus akan memperlancar rencana PM johnson untuk keluar dari pasar tunggal Eropa sesuai dengan jadwal pada akhir Januai 2020 mendatang.

Language