Harga emas rebound pada hari Rabu membalik pelemahan sebelumnya

20 May

Harga emas rebound pada hari Rabu membalik pelemahan sebelumnya

Harga emas rebound pada hari Rabu membalik pelemahan sebelumnya

Harga emas berjangka berbalik menguat pada perdagangan pasar Asia hari Rabu, setelah sebelumnya turun tajam akibat dari kemajuan pada penelitian vaksin corona.

Tingkat permintaan asset safe-haven seperti emas tertekan oleh data dari pengembangan vaksin Covid-19, emas kembali mendekati level $ 1.750 ketika pejabat senior administrasi Trump mengakui ada peluang bagi pemerintah untuk kehilangan pinjaman utam selama pandemi.

Emas berjangka AS untuk Juni naik hingga 21,20, atau 0,6%, pada $ 1,745.60 per ounce. Ini skala tertinggi satu bulan dari $ 1.760,55 sebelum jatuh kembali pada sesi sebelumnya di tengah berita keberhasilan awal untuk vaksin percobaan Covid-19 yang dikembangkan oleh Moderna.

Spot gold, yang melacak perdagangan real-time di bullion, naik $ 12,66, atau 0,7%, pada $ 1,745.22. Pada hari Jumat, ini mencapai tertinggi 7-½ tahun $ 1.751,54.

Departemen Keuangan AS dan Federal Reserve sepenuhnya siap untuk mengambil kerugian dalam melihat mata uang yang tersisa untuk didistribusikan oleh pemerintah di bawah respons fiskal terhadap pandemi Covid-19.

Mnuchin tidak merinci tentang skenario terburuk yang bisa terjadi, tetapi menekankan bahwa Departemen Keuangan siap untuk mendistribusikan seluruh $ 500 miliar yang disesuaikan untuk membantu bisnis AS yang sedang berjuang untuk menguat kembali.

 

Euro mempertahankan penguatan terdorong optimisme kebijakan moneter

Mata uang Euro mempertahankan kenaikannya terhadap Dolar AS pada perdagangan hari Rabu, terdorong oleh optimism pasar yang meningkat seputar kemajuan dari kebijakan moneter.

EUR / USD naik 0,14% menjadi $ 1,0938, sedikit lebih rendah dari tingkat tertinggi di $ 1,0976.

Prancis dan Jerman mengusulkan program bantuan corona virus senilai $ 500 miliar untuk mendukung pemulihan ekonomi di Uni Eropa. Proposal stimulus akan dinaikkan melalui obligasi dan didasarkan pada hibah bukan pinjaman.

Jika proposal Franco-Jerman didukung oleh negara-negara anggota, Komisi Eropa akan mengumpulkan dana melalui pasar publik. Proposal tersebut diperkirakan akan dibahas oleh para menteri keuangan Uni Eropa pada pertemuan minggu ini, meskipun proses pengambilan keputusan resmi pada anggaran Uni Eropa dan dana pemulihan hanya akan dimulai dengan rilis proposal Komisi Eropa yang diharapkan pada minggu depan.

Retracement Euro dari level tertinggi hari ini datang bahkan ketika indeks ZEW Jerman naik untuk bulan kedua berturut-turut.

Sementara itu GBP / USD diperdagangkan 0,5% lebih tinggi pada 1,2264.

Kepala ekonom Bank of England, Andy Haldane, mengatakan bank sentral melihat lebih banyak desakan pada suku bunga negatif, sementara perancang suku bunga Silvana Tenreyro Senin berbicara tentang manfaat dari suku bunga tersebut, mengutip pengalaman negara-negara lain di Eropa.

Desakan pada suku bunga terjadi karena jumlah warga Inggris yang mencari tunjangan pengangguran melonjak 856.500 menjadi lebih dari 2 juta pada April, rekor tertinggi pada beberapa tahun terakhir.

 

Harga minyak diperdagangkan stabil pada perdagangan pasar Asia

Harga minyak mentah diperdagangkan stabil pada pasar Asia hari Rabu setelah hari terakhir kontrak berjangka WTI untuk bulan Juni ditutup tanpa insiden.

Minyak berjangka Brent naik 0,4% menjadi $ 34,76 pada dan WTI futures naik 0,2% menjadi $ 32,01, memnbalik kerugiannya pada perdagangan.

Harga minyak naik di sesi sebelumnya setelah American Petroleum Association melaporkan kenaikan persediaan minyak mentah 4,8 juta barel untuk pekan yang berakhir 15 Mei. Lebih besar dari perkiraan sebelumnnya untuk kenaikan 2,4 juta barel.

Beberapa investor optimis bahwa pengurangan produksi dilaksanakan oleh OPEC + dan beberapa produsen Amerika sejak Mei akhirnya membuat kekurangan pasokan global dalam jangka waktu dekat.

Sekelompok negara produsen yang dipimpin oleh Arab Saudi juga berjanji akan melakukan pemotongan lebih lanjut mulai Juni.

Tetapi dengan perjuangan ekonomi global untuk memulai kembali ekonomi yang sempat akibat dari virus COVID-19, dan beberapa negara seperti China dan Korea Selatan berjuang untuk menahan gelombang kasus kedua, harga minyak masih berkemungkinan untuk kembali melemah.

Negara-negara seperti Brasil dan India juga mengalami ledakan kasus, dengan jumlah kasus global yang mendekati 5 juta menurut data pada minggu ini.

 

Language