Euro terus menguat mengambil keuntungan dari pelemahan greenback

31 Jul

Euro terus menguat mengambil keuntungan dari pelemahan greenback

Euro terus menguat pada hari Jumat mengambil keuntungan dari rally pelemahan Dolar

Euro mencatatkan harga tertingginya terhadap Dolar AS pada perdagangan hari Jumat, di tengah optimisme pasar mengenai kebijakan kawasan Uni Eropa yang dirasa lebih baik dari kebijakan AS.

Mata uang Eropa terus menguat dengan EUR / USD naik 0,4% pada 1,1898, naik 5,8% bulan ini, dan tentu saja akan mencatat kenaikan bulanan terbesar dalam 10 tahun terakhir.

Dorongan pada Euro terjadi setelah Uni Eropa mencapai kesepakatan untuk paket pemulihan EUR750 miliar ($ 879,549 miliar) pada minggu sebelumnya.

Euro juga terdorong oleh sentimen pengambilan risiko umum melihat survei kepercayaan konsumen Gfk Jerman yang datang lebih baik dari yang diperkirakan minggu lalu, menunjukkan bahwa ekonomi terbesar Eropa berada di jalur menuju pemulihan.

Dolar masih terus melemah terhadap mata uang utama perdagangan lainnya pada sepanjang pasar Asia hari Jumat, pasar yang khawatir melihat pemulihan ekonomi AS mulai meninggalkan greenback.

Pada perdagangan hari ini, Indeks Dolar AS terpantau turun 0,4% pada 92,648, setelah jatuh serendah 92,523, level terendah untuk tingkat tahunan yang dicapai pada minggu ini.

Ekonomi AS mengalami penurunan terbesar pada rekor untuk kuartal kedua tahun ini, dan tanda-tanda pasar tenaga kerja terus melemah telah mengurangi prospek pemulihan ekonomi yang cepat. Ini kemungkinan akan menjaga peluang greenback untuk rebound dalam waktu dekat.

PDB AS turun pada tingkat tahunan sebesar 32,9% pada kuartal kedua 2020, lebih buruk dari penurunan yang diharapkan sebesar 34,5%, tetapi masih merupakan penurunan terbesar yang pernah tercatat.

Pada saat yang sama, Departemen Tenaga Kerja mencatatkan bahwa jumlah orang Amerika yang membuat klaim awal untuk tunjangan pengangguran naik untuk minggu kedua berturut, meskipun hanya 12.000, menjadi 1,434 juta. Klaim berkelanjutan menekan harapan pemulihan ekonomi.

Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengakui bahwa kekhawatiran mulai muncul dalam langkah pemulihan ekonomi selama konferensi pers Fed di minggu ini.

Federal Reserve bertahan pada sikap dovish dalam berjanji untuk menerapkan lebih banyak lagi kebijakan moneter yang lebih ketat untuk mendukung ekonomi AS dari kerusakan akibat pandemi Covid-19 di beberapa bulan terakhir.

Federal Reserve AS menyimpulkan pertemuan dua hari pada minggu ini, mempertahankan suku bunga mendekati nol dan berjanji untuk menjaga kebijakan moneter yang akomodatif untuk periode waktu yang dapat diperpanjang.

Language