Sterling kembali menguat pada Rabu pagi seiring dengan kenaikan data ekonomi Inggris

15 Sep

Sterling kembali menguat pada Rabu pagi seiring dengan kenaikan data ekonomi Inggris

Sterling kembali menguat pada Rabu pagi seiring dengan kenaikan data ekonomi Inggris

Poundsterling menguat pada perdagangan Rabug pagi dengan data sektor tenaga kerja yang sudah melampaui level sebelum pandemik. GBP kemudian terkoreksi seiring dengan fokus pasar pada langkah moneter yang akan diambil oleh Fed dalam pertemuan moneter mereka pekan depan.

Data penambahan lapangan kerja di Inggris mencapai angka 241K dan secara total selama tahun ini untuk pertama kalinya melampaui rekor 1 juta sejak tahun 2001 dengan tingkat upah yang meningkat 8.3% lebih baik dari perkiraan 8.2% dan tingkat pengangguran yang turun ke 4.6% sesuai perkiraan dari periode sebelumnya 4.7%. Sektor tenaga kerja terus meningkat seiring dengan semakin meningkatnya pencari kerja seiring dengan akan berakhirnya program bantuan pemerintah pada 30 September ini. Dengan data ini pasar berharap Bank Sentral Inggris (BOE) akan semakin jelas untuk melakukan perubahan kebijakan moneternya dalam waktu tidak lama lagi.

Kebijakan moneter yang dimaksud bukan tapering melainkan kenaikan suku bunga rendah saat ini mendahului Fed dan ECB. Dengan inflasi yang masih tinggi yaitu 4% yang jauh diatas target 2% BOE membuat harapan akan perubahan kebijakan moneter ini semakin meningkat. Hari ini akan dirilis data inflasi CPI dan berbarengan dengan data PPI, RPI dan HPI yang akan kembali menunjukkan tingkat inflasi di Inggris.

Data CPI di AS bulan Agustus yang dirilis semalam menunjukkan laju  inflasi mulai menurun dengan naik 0.3% lebih jelek dari perkiraan 0.4% dan periode sebelumnya 0.5%. Begitu pula dengan data Core CPI yang tidak menyertakan komponen makanan dan energi juga naik 0.1% jauh lebih jelek dari perkiraan stabil sama seperti periode sebelumnya 0.3%. Ini merupakan kenaikan dengan angka terkecil sejak bulan Februari lalu. Sedangkan jika dibandingkan dengan data yang sama tahun lalu CPI juga mengalami penurunan dari 5.4% menjadi 5.3%. Core CPI juga turun ke 4.0% dari periode sebelumnya 4.3%.

Sebelumnya data inflasi dari sisi produsen PPI yang dirilis jumat pekan lalu juga mengalami penurunan. Data-data ini menjadi pembuktian akan komentar dari pejabat Fed yang mengatakan inflasi tinggi saat ini hanya bersifat transisi.

Jika dampak pandemic dapat terkendali maka peluang inflasi akan kembali meningkat maka Fed akan dapat menjalankan tapering secepatnya dan melangkah untuk pembahasan berikutnya berupa kenaikan suku bunga. Langkah tapering ini tentu saja positif untuk dolar karena semakin mendekati perubahan kebijakan moneter berikutnya berupa kenaikan suku bunga tersebut diatas.

 

Harga emas turun meskipun di tengah kekhawatiran seputar kebijakan Fed

Emas turun pada Rabu pagi di Asia, pasar melihat kenaikan inflasi AS yang lebih lemah dari perkiraan yang menambah ketidakpastian atas jadwal Federal Reserve untuk memulai pengurangan aset.

Harga emas berjangka turun tipis 0,14% menjadi $1,804,65 setelah mencapai harga tertinggi mingguan di $1,808,50 selama sesi sebelumnya. Dolar, yang biasanya bergerak terbalik terhadap emas, naik tipis hari ini.

Data AS yang dirilis menunjukkan bahwa indeks harga konsumen inti (CPI) tumbuh 4% tahun-ke-tahun dan 0,1% bulan-ke-bulan di Agustus. Data juga menunjukkan bahwa CPI masing-masing tumbuh 5,3% tahun ke tahun dan 0,3% bulan ke bulan.

Dengan data yang lebih lemah dari perkiraan menimbulkan keraguan pada garis waktu Federal Reserve AS untuk memulai pengurangan aset, investor sekarang menunggu keputusan kebijakan bank sentral, yang akan diturunkan minggu depan.

Di Asia Pasifik, data ekonomi China yang dirilis pada hari sebelumnya menunjukkan produksi industri tumbuh lebih rendah dari perkiraan 5,3% tahun-ke-tahun, sementara investasi aset tetap tumbuh 8,9% pada tingkat tahunan, pada bulan Agustus. Penjualan ritel tumbuh 2,5% YoY.

Di logam mulia lainnya, perak turun tipis 0,1% dan platinum turun 0,4% setelah mencapai level terendah lebih dari sembilan bulan di $930,85. Palladium datar di $1.979,16 setelah harga mencapai level terendah sejak Juli 2020, atau $1.935, selama sesi sebelumnya.